Siswa-siswa di SD Masehi Puu Uppo berhasil meningkatkan kemampuan membaca mereka secara signifikan dalam waktu 3 bulan. Selama periode tersebut, para guru menerapkan strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan belajar siswa. Hal ini mereka lakukan setelah mendapatkan pembekalan baik di KKG tingkat kecamatan, gugus, maupun di tingkat sekolah. Materi-materi yang dilatihkan kepada guru diadaptasi dari modul literasi Program INOVASI.

Dengan pengetahuan dan keterampilan yang didapatkan, guru-guru semakin kreatif dalam mendesain kegiatan pembelajaran serta mampu mengembangkan media belajar yang sesuai kebutuhan belajar siswa. Hal ini juga sangat berdampak pada kehadiran siswa di kelas setiap hari. Jika sebelum menerapkan strategiĀ  ini banyak siswa yang tidak masuk sekolah, tetapi setelah menerapkannya, tingkat kehadiran siswa di kelas terus membaik.

Saat Kurikulum Merdeka diperkenalkan dengan Asesmen Diagnostik sebagai salah satu komponen penting di dalamnya, guru-guru merasa bangga dan lebih percaya diri karena sesungguhnya beberapa prinsip Kurikulum Merdeka, termasuk asesmen diagnostic, sudah diterapkan sebelumnya. Hal ini menjadi motivasi tersendiri bagi guru-guru kami untuk mengimplementasikan Kurikulum merdeka.

Selama ini kegiatan pembelajaran yang dilakukan di sekolah hanya menyesuaikan tuntutanĀ  kurikulum atau mengejar target kurikulum tanpa memperhatikan apa yang menjadi keunggulan siswa dan juga kesulitan belajar siswa. Penggunaan media pembelajaran pun menjadi sesuatu hal yang sulit dilakukan oleh karena guru merasa pembuatan media pembelajaran membutuhkan dana yang besar. Akibatnya, setelah melakukan kegiatan pembelajaran, guru cenderung berfokus pada siswa dengan kemampuan yang sudah baik sehingga yang lainnya menjadi semakin tertinggal karena tidak diidentifikasi kesulitan dan kebutuhan belajarnya. Situasi ini semakin diperparah dengan adanya pandemi Covid-19. Untungnya, pembekalan dari INOVASI membantu saya dan Fasilitator Daerah (Fasda) lainnya untuk memberi penguatan kepada guru khususnya dalam pengajaran literasi dan numerasi.