Ide-Ide Pembelajaran Inklusi di Kabupaten Sumba Timur, NTT

Tags:

Di Provinsi Nusa Tenggara Timur, INOVASI – dalam kemitraan dengan Circle of Imagine Society (CIS) Timor, sejak tahun 2018 mengimplementasikan program Pendidikan Inklusi di lima desa di Kecamatan Rindi, Kabupaten Sumba Timur. Kelima desa tersebut adalah Desa Kayuri, Desa Rindi, Desa Heikatapu, Desa Tanaraing, dan Desa Kabaru.

Tujuan program INOVASI dan CIS Timor ini adalah meningkatkan kapasitas guru dan masyarakat dalam melaksanakan pendidikan inklusif di sekolah. Kegiatan program meliputi: 1) Pelatihan untuk guru dan kepala sekolah dalam bidang pendidikan inklusif – ini akan berujung pada pendirian sekolah inklusif. 2) Pelibatan masyarakat untuk mendukung pembelajaran inklusif dengan mendirikan Pusat Pembelajaran Inklusif atau Inclusive Learning Center (ILC). 3) ‘Koalisi untuk Perubahan’ yang melibatkan sejumlah pemangku kepentingan (pemerintah, masyarakat, sekolah) untuk mengadvokasi perencanaan dan penganggaran di bidang pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sumba Timur dengan menggunakan pendekatan inklusif. Tiga kegiatan tersebut menggunakan pendekatan penelusuran ganda untuk memastikan agar seluruh pemangku kepentingan saling mendukung dan bersama-sama dalam meningkatkan literasi dan numerasi melalui pendidikan inklusif.

Kolaborasi ini berupaya membangun kesadaran tentang pendidikan inklusi ini di 9 SD dan 5 desa di kecamatan Rindi, kabupaten Sumba Timur. Berbasis kesadaran itulah, kolaborasi ini dilakukan untuk mengidentifikasi Anak yang Berkebutuhan Khusus (ABK) baik yang sekarang sudah bersekolah maupun yang belum. Hasil positif dari program ini beserta catatan pengalaman dan tantangan lain tertuang dalam buku kecil ini.

——–

Circle of Imagine Society (CIS) Timor adalah perkumpulan relawan yang bekerja untuk mewujudkan pendidikan inklusif di Provinsi NTT. Misi CIS Timor secara umum adalah untuk menjadi inspirasi untuk perubahan dengan mewujudkan NTT yang setara, damai, tahan bencana, sehat, dan sejahtera. CIS Timor meyakini bahwa dibutuhkan pendekatan yang inklusif untuk mencapai NTT yang setara dan sejahtera, agar tidak ada seorang pun yang tertinggal.

Ide-Ide Pembelajaran Inklusi di Kabupaten Sumba Timur, NTT