Probolinggo

Program Rintisan: Pendidikan Inklusif (Disabilitas) 2
search-Image

Program rintisan ini berfokus pada isu-isu pendidikan inklusi bagi anak-anak yang berkesulitan belajar. Kegiatan-kegiatannya berlangsung untuk memastikan bahwa kondisi tersebut lidak hanya dapat diidentifikasi oleh guru mereka,   tetapi   juga   agar   anak-anak   tersebut mampu berpartisipasi dan belajar sesuai dengan potensi   mereka.   Sebagai   hasil   dari   program rintisan  ini,  guru-guru  diharapkan   mampu  lebih baik dalam mengidentifikasi siswa yang memiliki kesulitan  belajar  (yang tentunya mempengaruhi hasil belajar mereka), serta mampu memenuhi kebutuhan setiap peserta didik di kelas.

Program Rintisan: Literasi Kelas Awal 2 dalam Praktik Pembelajaran Kelas Rangkap
search-Image

Kelas rangkap adalah saat seorang guru mengajar lebih dari satu kelas pada saat yang sama di kelas yang sama. Pendekatan ini sangat penting, terutama di daerah-daerah terpencil dengan populasi kecil dan di sekolah-sekolah yang kekurangan guru atau ruang kelas. Pengajaran kelas rangkap juga merupakan cara untuk meningkatkan penyebaran guru dan rasio siswa-guru dan berguna bagi guru yang ingin membedakan pembelajaran untuk anak-anak dengan berbagai kompetensi.

Program rintisan: Pembelajaran Kelas Rangkap
search-Image

Kelas rangkap adalah saat seorang guru mengajar lebih dari satu kelas pada saat yang sama di kelas yang sama. Pendekatan ini sangat penting, terutama di daerah-daerah terpencil dengan populasi kecil dan di sekolah-sekolah yang kekurangan guru atau ruang kelas. Pengajaran kelas rangkap juga merupakan cara untuk meningkatkan penyebaran guru dan rasio siswa-guru dan berguna bagi guru yang ingin membedakan pembelajaran untuk anak-anak dengan berbagai kompetensi. Di Probolinggo, Jawa Timur, INOVASI mengimplementasikan program rintisan ini di ruang kelas. Program rintisan ini berakhir pada Juli 2019.

Program rintisan: Literasi Kelas Awal (kemitraan dengan Kolaborasi Literasi Bermakna)
search-Image

Kolaborasi Literasi Bermakna berfokus pada literasi siswa sekolah Dasar (SD), terutama dalam menciptakan penggerak sebagai agen perubahan dan terus mengembangkan tradisi belajar secara mandiri, merdeka dan keberlanjutan dengan melibatkan berbagai macam pihak. Program ini berupa koalisi antara empat yayasan penggiat pendidikan: Kampus Guru Cikal (KGC), Inibudi, Keluarga Kita (KK) dan Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) yang akan dilaksanakan selama 12 bulan di Kota Batu dan Probolinggo, Jawa Timur. Program ini melibatkan 50 guru penggerak, 50 orang relawan Keluarga Kita dan tim koalisi yang terdiri dari pemerintah daerah (Dinas Pendidikan), guru, tokoh masyarakan dan media lokal.

Program rintisan: Literasi Kelas Awal
search-Image

Program rintisan yang dimulai pada akhir tahun 2018 ini akan bekerja untuk memperkuat keterampilan literasi dasar dan mendukung guru untuk meningkatkan praktik mengajar dan meningkatkan hasil belajar siswa. Selama beberapa bulan, para guru akan mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana menerapkan pendekatan pengajaran literasi dasar di kelas, termasuk membaca, memahami, menggunakan buku-buku besar, dan penilaian. Para guru yang berpartisipasi akan dapat memperoleh kredit untuk memajukan karir mereka dan INOVASI akan menerapkan kursus dalam kelompok kerja guru yang rutin, berbasis kelompok, menggunakan fasilitator lokal, untuk memastikan pelatihan terjangkau dan dapat direplikasi. Program rintisan ini selesai pada Juli 2019.

Di Mana Kami Bekerja