INOVASI Latih Fasilitator Muhammadiyah

Pada bulan September 2018, INOVASI menandatangani perjanjian kerja sama dengan menandatangani perjanjian kerja sama dengan dua organisasi Islam terbesar di Indonesia, yaitu Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) dan Muhammadiyah. Ini merupakan suatu bentuk kemitraan baru yang dilakukan dalam rangka memperkuat mutu pendidikan di Indonesia, terutama dalam hal meningkatkan hasil belajar literasi dan numerasi siswa jenjang pendidikan dasar….


Meningkatkan Peran Kepala Sekolah melalui Lokakarya Kepemimpinan

Kepala sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam kemajuan sekolah. K yang pasif dan tidak memiliki inisiatif untuk membuat beragam inovasi, maka sekolah yang dipimpinnya tidak dapat berkembang dengan baik. Namun bila kepala sekolah memiliki kemauan dan kemampuan untuk terus memajukan sekolahnya, maka segenap anggota sekolah mulai guru, komite, dan siswa akan terus didorong untuk selalu berinovasi dan berkarya. Tidak…


Membangun gerakan literasi nasional: kekuatan sebuah buku bacaan yang bagus

Pertumbuhan budaya membaca yang kuat di banyak daerah di Indonesia masih terus berlangsung. Pada lokakarya baru-baru ini di Jakarta yang diselenggarakan oleh Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam kemitraan dengan INOVASI; pembuat kebijakan, penerbit buku dan pemangku kepentingan pendidikan lainnya datang bersama-sama untuk mengeksplorasi tantangan dan peluang untuk memperkuat literasi – khususnya di antara siswa kelas…


Refleksi Psikoedukasi di Lombok Utara

Sebagai salah satu dari enam kabupaten mitra INOVASI di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Lombok Utara telah menghadapi perjuangan yang berat karena kabupaten ini sangat terdampak oleh gempa 6,9 Skala Richter pada awal Agustus 2018. Sejak bermitra dengan Lombok Utara pada pertengahan 2016, program rintisan INOVASI awalnya berfokus pada literasi kelas awal dan pelatihan guru dan pembangunan kapasitas, sesuai dengan…


Kabupaten Bulungan Kembangkan KKG Mandiri untuk Mengatasi Rendahnya Keterampilan Membaca Siswa

Di banyak wilayah di Indonesia, kebutuhan akan budaya membaca sangat kuat. Tidak terkecuali di Kalimantan Utara. Hasil Asesmen Kompetensi Siswa Indonesia (AKSI) yang dilakukan oleh Kemendikbud RI menunjukkan nilai rata-rata literasi membaca untuk Kalimantan Utara adalah dua poin di bawah rata-rata nasional (RPSA Kaltara 2017). Temuan ini juga diperkuat Survei Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia yang dilakukan INOVASI. Survei ini…