Risalah Kebijakan: Mewujudkan Lingkungan Belajar Setara, Inklusif, dan Adaptif Perubahan Iklim di Kabupaten Maluku Tengah

Kabupaten Maluku Tengah masih menghadapi tantangan dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman, setara, dan inklusif bagi seluruh murid. Hasil Asesmen Nasional menunjukkan bahwa capaian literasi dan numerasi murid di Kabupaten Maluku Tengah berada di bawah rata-rata provinsi. Kondisi ini tidak terlepas dari kualitas lingkungan belajar di sekolah yang belum sepenuhnya aman, nyaman, dan mendukung pemenuhan kebutuhan murid secara menyeluruh.

Risalah kebijakan ini menyoroti faktor-faktor utama yang memengaruhi kualitas lingkungan belajar murid di Kabupaten Maluku Tengah, meliputi kesetaraan gender, inklusi disabilitas dan sosial, serta respons terhadap perubahan iklim. Ketiga faktor tersebut saling beririsan dengan kondisi sosial, budaya, dan geografis daerah, termasuk kuatnya norma adat, keterbatasan akses layanan pendidikan di wilayah terpencil, serta tingginya risiko bencana alam, khususnya gempa bumi dan dampak perubahan iklim.

Temuan dalam dokumen ini menunjukkan bahwa perundungan dan kekerasan—termasuk kekerasan berbasis gender—masih terjadi di lingkungan sekolah. Penanganan kasus kekerasan kerap terhambat oleh norma adat yang menganggap kekerasan sebagai aib komunitas sehingga penyelesaian dilakukan secara tertutup. Di sisi lain, murid penyandang disabilitas masih menghadapi keterbatasan akses terhadap fasilitas, guru pendidikan khusus, dan layanan pendukung yang memadai, diperparah oleh stigma sosial yang masih kuat. Upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di sektor pendidikan juga belum tertata secara sistematis dan berkelanjutan.

Sebagai respons atas kondisi tersebut, risalah kebijakan ini memuat temuan utama dan rekomendasi kebijakan yang ditujukan kepada pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait. Rekomendasi mencakup penguatan sistem pencegahan, pelaporan, dan penanganan kekerasan yang responsif dan inklusif; pemenuhan akomodasi yang layak bagi murid penyandang disabilitas; perluasan akses bantuan sosial bagi murid dari keluarga miskin dan daerah terpencil; serta penerapan kebijakan dan program mitigasi dan adaptasi perubahan iklim yang lebih berdampak melalui kolaborasi lintas sektor.

👉 Selengkapnya dapat dibaca pada dokumen Risalah Kebijakan Mewujudkan Lingkungan Belajar Setara, Inklusif, dan Adaptif Perubahan Iklim di Kabupaten Maluku Tengah yang dilampirkan di halaman ini.

Risalah Kebijakan: Mewujudkan Lingkungan Belajar Setara, Inklusif, dan Adaptif Perubahan Iklim di Kabupaten Maluku Tengah (0 downloads )