Visi Mencerdaskan Anak Bangsa di Lombok Tengah Melalui Program Guru BAIK

Melalui proses pelatihan dan pendampingan, Program Guru BAIK (Belajar-Aspiratif-Inklusif-Kontekstual) di Lombok Tengah, NTB dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kemampuan dan pengetahuan guru, kepala sekolah, dan pengawas untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip penelitian tindakan kelas (PTK) sebagai salah satu strategi yang kontekstual dan proses pemecahan masalah dalam mengatasi tantangan pembelajaran, khususnya tentang literasi dan numerasi di kelas awal atau kelas rendah. Peserta program pun diharapkan menjadi pribadi yang pembelajar, mendengarkan aspirasi siswa, memberi kesempatan belajar yang sama bagi siswa yang disesuaikan dengan konteks masing-masing. Salah satu guru peserta program, Sinarah, mengakui bahwa setelah mengikuti program Guru BAIK ia menjadi lebih menyadari bahwa proses pembelajaran yang bermutu ditentukan oleh guru, karena siswa memiliki potensinya masing-masing.

Sinarah adalah salah seorang peserta pelatihan program Guru BAIK (Belajar – Aspiratif – Inklusif – Kontekstual) 2019 di Lombok Tengah yang diimplementasikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok Tengah dengan dukungan pendanaan dari APBD sejumlah Rp 84 juta dengan 11 SD dampingan. Program Guru BAIK ini merupakan program imbasan dari program INOVASI (Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia).

Bertahun-tahun ia mengajar dengan status guru honorer, namun semangatnya mendidik siswa-siswinya agar berguna bagi bangsa dan negara tidak pernah padam. Ditemui di ruang kelasnya, Sinarah dengan telaten mengajarkan siswanya tentang tema merawat diri. Siswanya yang sebagian besar adalah dari keluarga dengan mata pencaharian sebagai buruh tani dengan setia mendengarkan dan mengikuti arahan gurunya. Sesekali Sinarah mengajak mereka untuk bernyanyi. Tidak hanya lagu anak-anak tetapi juga lagu kebangsaan.

“Harapan saya sih meskipun saya honor sudah 14 tahun tetapi rasa sayang sama anak bangsa membuat kita, sebagai guru, menanamkan kejujuran pada siswa. Hal ini karena sekarang sudah jarang kita temukan orang yang jujur, pintar, dan penuh wibawa. Baik dalam menjalankan sikap sosial maupun sikap keagamaannya. Ketika siswa saya sudah berprestasi, tidak ada lain, itu adalah kebanggaan saya. Jadi orang sukses bukan hanya pintar, tetapi menjadi orang yang membanggakan negara, agama, dan bangsa,” ujar Sinarah S.Pd, Guru Kelas 1 SDN Mesoran, Batukliang Utara, Lombok Tengah, sambil berurai air mata ketika ditanya harapannya kepada anak didiknya.

Setelah mengikuti program Guru BAIK, Sinarah menyadari bahwa proses pembelajaran yang bermutu ditentukan oleh guru karena siswa memiliki potensinya masing-masing.

“Saya termotivasi dengan materi-materi tentang cara mendidik yang baik, yang fokus permasalahannya ada pada guru, bukan pada anak. Pada dasarnya anak itu tidak ada yang tidak bisa, tidak ada yang bodoh. Disanalah kita mulai menyadari bagaimana membuat media pembelajaran yang baik,” ungkapnya.

Setelah menyadari pentingnya menggali masalah yang berfokus kepada guru dan mencari solusinya dalam rangka meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di kelas, Sinarah mengakui ada perubahan dalam diri siswanya.

“Semangat belajar cukup tinggi, terutama keinginan untuk ingin tahu dan dia bisa menjadi anak yang lebih kritis, yang bersikap dan berakhlak mulia. Dia lebih religi dan menerapkan contoh yang kita berikan sampai saking antusiasnya tidak ada yang mau keluar main (istirahat).“

Hal ini juga diakui oleh Kepala Sekolah SDN Mesoran, H. Muhammad Bakri.

“Manfaat dari program Guru BAIK ini, anak-anak kami ini lebih senang mengikuti pembelajaran. Bahkan mereka sampai sulit dihentikan untuk pembelajaran, padahal waktu istirahat sudah tiba.”

Program Guru BAIK dengan dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah, melalui Dinas Pendidikan, telah mengubah pola pikir para guru dalam menemukenali masalah dan solusi pembelajaran serta mulai berpikir inovatif. Pada akhirnya, bertujuan untuk meningkatkan hasil pembelajaran siswa.

Mujiman S.Pd M.Pd, Fasilitator Daerah (Fasda) INOVASI program Guru BAIK yang menjadi pendamping untuk SDN Mesoran menjelaskan bahwa Pemkab Loteng mendukung penuh pengimbasan program Guru BAIK sehingga semakin banyak sekolah-sekolah yang mendapat pelatihan dan pendampingan konten Guru BAIK.

“Program Guru BAIK yang didukung oleh APBD ini memang berangkat dari pertemuan-pertemuan yang dihadiri oleh beberapa penentu kebijakan terutama dari unsur pejabat struktural. Dari kepala Dinas Pendidikan, Bappeda, dinas sosial dan juga difasilitasi oleh Bapak Sekda. Ini merupakan hal yang menggembirakan sehingga dukungan pemda ini penuh untuk pelaksanaan kegiatan Guru BAIK. Ini terutama imbas atau dampak dari beberapa kegiatan Guru BAIK yang sebelumnya. Jadi beberapa kali (program) Guru BAIK Lombok Tengah mengadakan pameran dari INOVASI, sehingga itu memberikan cermin, citra yang bagus terhadap pelaksanaan Guru BAIK di Lombok Tengah. Untuk tahun 2019 ini dilaksanakan di satu kecamatan yang memang belum tersentuh. Jadi pada kegiatan sebelumnya sudah dilaksanakan di bagian selatan Lombok Tengah yaitu di Kecamatan Pujut dan Praya Barat, kemudian juga di Praya Tengah. Nah, untuk tahun 2019 ini yang mendapatkan giliran adalah Kecamatan Batukliang Utara. Ini benar-benar kebijakan yang mengarah pada pemerataan manfaat dari Guru BAIK ini supaya bisa merata ke semua Kabupaten Lombok Tengah,” ucap Mujiman.

Visi demi mencerdaskan generasi penerus bangsa dan tidak kalah dengan negara-negara lain menjadi obor semangat Sinarah untuk tetap memberi yang terbaik bagi anak didiknya, ditengah keberadaannya sebagai guru honorer.

“Saya tidak pernah memperhitungkan masalah materi meskipun saya honor sampai sekian tahun. Tetapi saya ingin melihat bagaimana (kita) seperti negara-negara lain, supaya kita jangan menjadi orang terbelakang. Itu saja,” ungkap Sinarah mengakhiri percakapan.

Semoga visi Sinarah menjadi penghidup bagi anak didiknya dan rekan-rekan guru-guru lainnya demi peningkatan kualitas pendidikan di Lombok Tengah.

 

 

 

 

 

 

 

 

Visi Mencerdaskan Anak Bangsa di Lombok Tengah Melalui Program Guru BAIK