Sosialisasi Program Rintisan Guru BAIK di Lombok Tengah Disambut Baik

Setelah menandatangani kemitraan tingkat provinsi resmi pertamanya dengan Nusa Tenggara Barat (NTB) di pertengahan 2016, program INOVASI melaksanakan program rintisan pertamanya di Kabupaten Lombok Utara dan Sumbawa di paruh pertama 2017. Guru BAIK (Belajar, Aspiratif, Inklusif, dan Kontekstual) merupakan pengejawantahan dari namanya: aspiratif, inklusif, dan pembelajaran secara kontekstual. Dengan kata lain, guru-guru yang baik adalah mereka yang mau belajar dan bersedia menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif dan kontekstual untuk para siswanya. Program rintisan ini merupakan salah satu program yang dilaksanakan oleh INOVASI di Kabupaten Lombok Tengah dan akan segera diimplementasikan dalam waktu dekat ini. Sebelum implementasi, INOVASI bersama dengan pemangku kepentingan di Lombok Tengah memberikan sosialisasi tentang program rintisan tersebut kepada para kepala dan pengawas sekolah yang menjadi sasaran program.

Sosialisasi ini berlangsung pada 2 Agustus 2018 di aula kantor UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas Daerah) Dinas Pendidikan Praya Tengah. Acara dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Lombok Tengah, H. L. Muliawan.

Rencana implementasi program rintisan Guru BAIK mendapat sambutan positif dari kepala sekolah dan pengawas sekolah, khususnya di Kecamatan Praya Tengah. Para kepala sekolah mengaku siap mendukung penuh implementasi program rintisan Guru BAIK dalam hal penyiapan anggaran pendukung pada rencana kebutuhan anggaran (RKA) di masing-masing sekolah yang akan bersumber dari dana BOS sekolah bersangkutan. Anggaran ini nantinya diarahkan untuk membiayai implementasi program di masing-masing sekolah, tidak hanya selama program INOVASI masih berlangsung di Lombok Tengah, tetapi juga setelah program INOVASI selesai.

“Kita berharap program rintisan Guru BAIK ini bisa semakin mendorong peningkatan mutu guru seperti yang telah dicanangkan oleh pemerintah daerah,” ungkap Dra. Hj. Eka Mastuti, pengawas pada UPTD Praya. Menurutnya, peningkatan mutu guru atau tenaga pendidik penting karena memainkan peran yang vital dalam menentukan maju tidaknya pendidikan.

Eka menjelaskan kalau program rintisan Guru BAIK menitikberatkan pada peningkatan kemampuan tenaga pendidik agar maksimal memberikan materi kepada peserta didiknya. Selain itu, dalam proses belajar mengajar guru juga didorong bisa lebih kreatif dan inovatif dalam memberikan materi kepada peserta didik dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitarnya. “Saya berharap, bukan hanya sekolah sasaran saja yang bisa menerapkan program Guru BAIK tapi juga sekolah-sekolah lain bisa bisa menerapkan program serupa,” kata Eka.

Hal serupa disampaikan Hj. Rusmini, Kepala SDN 9 Praya. Pihaknya siap mendukung dan melanjutkan program rintisan Guru BAIK tersebut, tidak hanya dalam hal penyiapan guru saja, tetapi juga dukungan anggaran untuk mendukung jalannya program tersebut. “Saya berharap program rintisan Guru BAIK ini bisa memberikan perubahan dan wajah baru bagi pendidikan di daerah ini,” katanya.

Tahun ini, program rintisan Guru BAIK akan dilaksanakan di SD Negeri Tanak Rarang, SD Negeri 2 Batunyala, SD Negeri Embung Tengak, SD Negeri Sereneng, SD Negeri 1 Lajut, SD Negeri Selebung, SD Negeri 22 Praya, SD Negeri 4 Kawo dan SD Negeri Mertak Umbak. Kemudian SD Negeri Gerantung, SD Negeri Sesake, SD Negeri 9 Praya, SD Negeri 1 Batunyala, SD Negeri Tampar-ampar serta MI Nurussobah.

Sosialisasi Program Rintisan Guru BAIK di Lombok Tengah Disambut Baik