Pada tahap awal program, INOVASI dibantu oleh The SMERU Research Institute melaksanakan survei diagnosis (District Diagnostic Survey) terhadap sistem pendidikan di daerah untuk (i) memahami konteks sosial politik dan ekonomi pada ekosistem pendidikan berada, (ii) mengetahui pemangku kepentingan yang relevan, dan kedudukan dan pengaruh mereka di suatu ekosistem pendidikan, dan (iii) mengetahui sejarah atau perkembangan kebijakan dan inovasi pendidikan yang terjadi dengan fokus pada masalah pembelajaran murid, khususnya terkait masalah literasi dan numerasi di tingkat pendidikan dasar.

Kemendikbud dan DFAT telah memilih Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan 6 kabupaten di Provinsi NTB sebagai mitra pertama untuk Program INOVASI, yaitu: Lombok Tengah, Lombok Utara, Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu dan Bima. Laporan ini merupakan sintesis dari enam laporan studi diagnostik di enam kabupaten tersebut. Sintesis ini menyajikan analisis tentang kecenderungan umum baik berupa persamaan maupun perbedaan antar kabupaten yang meliputi tiga aspek bahasan sesuai alur laporan setiap kabupaten, yaitu: analisis politik ekonomi terkait permasalahan pembelajaran di daerah, analisis inovasi pembelajaran yang berlangsung di daerah, dan tingkat ketertarikan dan pengaruh dari setiap pemangku kepentingan dalam pembelajaran di tingkat pendidikan dasar.

Unduh Publikasi - 428.43 KB