Sidoarjo

Program Rintisan: Numerasi Kelas Awal (kemitraan dengan LP Ma’arif NU)
search-Image

Pada paruh kedua tahun 2019, LP Ma’arif NU akan mengimplementasikan program rintisan numerasi kelas awal dengan 10 madrasah mitra di kabupaten Sumenep, Sidoarjo, dan Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Bekerja dengan siswa, guru, kepala sekolah dan komite sekolah, program rintisan akan berusaha untuk meningkatkan berbagai masalah, termasuk bagaimana guru memahami numerasi dan belajar di kelas awal, keterampilan mereka dalam mengelola kelas, dan hasil pembelajaran numerasi siswa.

Program Rintisan: Literasi Kelas Awal (Kemitraan dengan Muhammadiyah)
search-Image

Muhammadiyah adalah organisasi non-pemerintah Islam besar di Indonesia. Muhammadiyah didirikan pada tahun 1912 oleh KH Ahmad Dahlan di Kota Yogyakarta sebagai gerakan sosial keagamaan yang reformis. Muhammadiyah mendukung budaya lokal dan mendorong toleransi beragama di Indonesia, sementara beberapa lembaga pendidikan tingginya sebagian besar diikuti oleh non-Muslim, terutama di provinsi Nusa Tenggara Timur dan Papua. Organisasi ini juga mengelola jaringan rumah sakit amal besar dan mengoperasikan 128 universitas pada akhir 1990an. Saat ini, Muhammadiyah merupakan organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia, dengan 29 juta anggota. Meskipun pimpinan dan anggota Muhammadiyah seringkali aktif terlibat dalam membentuk politik di Indonesia, Muhammadiyah bukanlah partai politik.

Organisasi ini mendedikasikan diri untuk melakukan kegiatan sosial dan pendidikan. Muhammadiyah, melalui skema kemitraan INOVASI, berencana untuk memperluas modul literasi INOVASI dengan menggunakan KKG sebagai wadah untuk memberikan pelatihan dan refleksi dari pendampingan selama sesi pelatihan. Program perluasan ini mencakup literasi di Sidoarjo, Ngawi, Jember dan Trenggalek, di total 14 sekolah (delapan SD dan enam MI).  Tujuan umumnya adalah untuk meningkatkan hasil pembelajaran siswa kelas awal melalui peningkatan kompetensi guru dalam mengajar serta peningkatan dukungan dari pemangku kepentingan sekolah lainnya dan masyarakat. Kemitraan ini diharapkan dapat menjadi investasi bagi Muhammadiyah untuk dapat memperluas programnya lebih lanjut di sekolah-sekolah di lingkungan jejaring Muhammadiyah.

Fokus Program: Literasi

Program-program Muhammadiyah bertujuan untuk meningkatkan hasil pembelajaran kelas awal di bidang literasi dan numerasi di 14 sekolah mitra di Kabupaten Sidoarjo, Ngawi, Trenggalek, dan Jember. Bekerja bersama siswa, guru, kepala sekolah, dan komite sekolah, program percontohan ini menangani berbagai tantangan, termasuk bagaimana guru memahami proses numerasi dan pembelajaran di kelas awal, kapasitas mereka dalam mengelola kelas, dan pembelajaran numerasi siswa. Percontohan ini juga bertujuan untuk memperkuat dukungan orang tua dan kepala sekolah dalam proses belajar mengajar.

Lokasi: Sidoarjo, Ngawi, Jember dan Trenggalek, Jawa Timur

Durasi: 22 Maret 2019 hingga 30 November 2019

Highlight program:

  • Meningkatnya praktik pengajaran guru
  • Meningkatnya dukungan kepala sekolah dalam menangani permasalahan literasi
  • Meningkatnya pemahaman guru terhadap isu-isu gender dan inklusi sosial

Website: muhammadiyah.or.id

 

Program Rintisan: Numerasi Kelas Awal 2
search-Image

Program rintisan yang dimulai pada Juli 2019 ini melanjutkan unit-unit dari short course numerasi 1 pada paruh pertama 2019, yang berfokus pada numerasi kelas awal. Dalam tindak lanjut program rintisan ini, guru akan mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana menerapkan konsep numerasi kunci di kelas, termasuk pola, eksplorasi jumlah, nilai tempat, serta penambahan dan pengurangan. Guru yang berpartisipasi akan dapat memperoleh kredit untuk memajukan karir mereka dan INOVASI akan mengimplementasikan kursus dalam pertemuan kelompok kerja guru yang rutin, berbasis gugus, menggunakan fasilitator lokal, untuk memastikan kursus terjangkau dan dapat diimplementasikan lebih luas.

Program rintisan: Literasi Kelas Awal (kemitraan dengan UNESA)
search-Image

Pusat Kajian Literasi adalah badan riset dan pelayanan masyarakat dari UNESA, yang memiliki visi untuk membangun budaya literasi yang berkualitas dan produktif di masyarakat melalui:

  1. peningkatan akses dan kualitas
  2. peningkatan kepuasan kerja dan produktivitas pelayanan literasi
  3. peningkatan jaringan kolaborasi dalam menyediakan pelayanan yang lebih berkualitas dalam hal kegiatan literasi.

Fokus Program: Literasi

Program INOVASI dan UNESA bertajuk ‘Literasi Ramah Anak’ bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional dan pedagogis guru dalam mengembangkan kemampuan literasi kelas awal di 15 sekolah. Pada akhirnya, hasil pembelajaran siswa dapat ditingkatkan. Program ini melibatkan seluruh pemangku kepentingan sekolah dan kabupaten, termasuk guru, pustakawan, komite sekolah, pengawas sekolah, dan staf pendidikan kabupaten. Kegiatan kuncinya meliputi:

  1. Pelatihan tentang Gerakan Literasi Sekolah dan Kerangka Literasi Seimbang
  2. Pembentukan tim literasi sekolah yang terdiri atas fasilitator lokal di setiap sekolah untuk mendukung penerapan program yang diusulkan, dan mengembangkan sekolah literasi ramah anak
  3. Pemberian buku bacaan yang tepat mengikuti perkembangan anak. Diharapkan melalui pembentukan kebiasaan membaca, pengembangannya, dan pembelajaran terus-menerus, akan terjadi perubahan positif di dalam ekosistem sekolah dan dapat meningkatkan hasil pembelajaran siswa.

Lokasi: Sidoarjo, Jawa Timur

Durasi: 12 September 2018 hingga 11 September 2019

Highlight program:

  • Meningkatnya hasil pembelajaran siswa di bidang literasi
  • Meningkatnya praktik pengajaran guru
  • Meningkatnya jumlah pojok membaca di kelas

Website: unesa.ac.id

Program rintisan: Numerasi Kelas Awal
search-Image

Program rintisan bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas awal dalam numerasi. Kegiatan program rintisan mendukung guru untuk lebih memahami kurikulum dan tahapan pengembangan numerasi kelas awal. Ini juga membantu mereka mengeksplorasi penggunaan media pembelajaran yang berbeda di kelas, dan cara untuk memotivasi siswa untuk belajar lebih efektif dalam bidang numerasi. Program rintisan ini selesai pada Juli 2019.

Di Mana Kami Bekerja