Kota Batu

Program Rintisan: Literasi Kelas Awal 2
search-Image

Program rintisan yang dimulai pada Juli 2019 ini melanjutkan unit-unit dari short course literasi 1 pada paruh pertama 2019. Dalam tindak lanjut program rintisan ini, guru akan mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana menerapkan pendekatan literasi untuk kelas awal di kelas, termasuk membaca terbimbing, penilaian formatif, dan menjalankan catatan. Guru yang berpartisipasi akan dapat memperoleh kredit untuk memajukan karir mereka dan INOVASI akan mengimplementasikan kursus dalam pertemuan kelompok kerja guru yang rutin, berbasis gugus, menggunakan fasilitator lokal, untuk memastikan kursus terjangkau dan dapat diimplementasikan lebih luas.

Program rintisan: Kepemimpinan Pembelajaran
search-Image

Program rintisan Kepemimpinan yang Berpihak pada Pembelajaran bertujuan untuk meningkatkan manajemen sekolah dan menghasilkan dukungan kebijakan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi di Kota Batu, Jawa Timur. Para peserta termasuk guru, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, pengawas, anggota komite sekolah dan petugas pendidikan di Kabupaten.

Program rintisan: Literasi Kelas Awal (Kemitraan dengan Kolaborasi Literasi Bermakna)
search-Image

Kolaborasi Literasi Bermakna merupakan koalisi empat organisasi yang memiliki visi untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak Indonesia melalui kolaborasi dan pengembangan kapasitas pemangku kepentingan yang berperan penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan – terutama guru, orang tua, dan pemerintah. Kampus Guru Cikal mempunyai spesialisasi di bidang pelatihan; Inibudi menghasilkan video pembelajaran daring; Keluarga Kita merancang program pelibatan orang tua di bidang pendidikan sebagai agen perubahan; dan Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan bekerja sama dengan pemerintah untuk mengadvokasikan perubahan yang terinformasi oleh data penelitian.

Fokus Program: Literasi, Koalisi

Kolaborasi Literasi Bermakna bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan untuk anak-anak Indonesia melalui kolaborasi dan peningkatan kapasitas seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan anak, termasuk guru, orang tua, dan pemerintah. Program ini bekerja sama dengan 12 sekolah dan melibatkan 50 guru sebagai agen perubahan. Tujuan ini diwujudkan dengan mengembangkan agen perubahan di tingkat pemangku kepentingan masing-masing, yaitu sebagai berikut:

  1. Guru, yang menjadi ‘pengajar independen’, merupakan kunci dalam mewujudkan perubahan di bidang pendidikan, kompetensi anak, dan pembentukan komunitas pembelajaran guru yang kolaboratif, sehingga berujung pada Indonesia yang demokratis.
  2. Orang tua akan mempromosikan dan mendorong adanya perubahan perilaku, mempengaruhi orang tua lain agar menjadi efektif dalam berbagi sumber daya pembelajaran dan praktik baik yang berfokus pada kepedulian dan mendukung tumbuh kembang anak.
  3. Pemerintah mendorong kebijakan di bidang pendidikan yang memprioritaskan perubahan bagi anak-anak, berdasarkan penelitian dan diseminasi praktik baik dalam ekosistem pendidikan di Indonesia.

Lokasi: Kota Batu dan Kab Probolinggo, Provinsi Jawa Timur

Durasi: 17 Desember 2018 hingga 30 November 2019

Highlight program:

  • Meningkatnya pemahaman guru terhadap permasalahan literasi dan numerasi di wilayah mereka masing-masing
  • Meningkatnya kolaborasi antara orang tua dan sekolah
  • Meningkatnya kapasitas guru dalam mendokumentasikan praktik terbaik mereka
Program rintisan: Literasi Kelas Awal
search-Image

Program rintisan yang dimulai pada akhir tahun 2018 ini akan bekerja untuk memperkuat keterampilan literasi dasar dan mendukung guru untuk meningkatkan praktik mengajar dan meningkatkan hasil belajar siswa. Selama beberapa bulan, para guru akan mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana menerapkan pendekatan pengajaran literasi dasar di kelas, termasuk membaca, memahami, menggunakan buku-buku besar, dan penilaian. Para guru yang berpartisipasi akan dapat memperoleh kredit untuk memajukan karir mereka dan INOVASI akan menerapkan kursus dalam kelompok kerja guru yang rutin, berbasis kelompok, menggunakan fasilitator lokal, untuk memastikan pelatihan terjangkau dan dapat direplikasi. Program rintisan ini selesai pada Juli 2019.

Di Mana Kami Bekerja