Bulungan

Program Rintisan: Numerasi Kelas Awal 2
search-Image

This pilot, commencing in July 2019, builds on the units from the Numeracy 1 short course in the first half of 2019, which focused on foundational numeracy. In this follow on pilot, over a number of months and five units, teachers will gain a deeper understanding of how to apply key numeracy concepts in the classroom, including patterns, number exploration, place value, and addition and subtraction. Participating teachers will be able to gain credits to advance their careers and INOVASI will implement the courses in routine, cluster-based, teachers’ working group meetings, using local facilitators, to ensure the courses are affordable and scalable.

Program Rintisan: Literasi Kelas Awal 2 & Kepemimpinan Pembelajaran
search-Image

Program rintisan yang dimulai pada Juli 2019 ini melanjutkan unit-unit dari short course literasi 1 pada paruh pertama 2019. Dalam tindak lanjut program rintisan ini, guru akan mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana menerapkan pendekatan literasi untuk kelas awal di kelas, termasuk membaca terbimbing, penilaian formatif, dan menjalankan catatan. Guru yang berpartisipasi akan dapat memperoleh kredit untuk memajukan karir mereka dan INOVASI akan mengimplementasikan kursus dalam pertemuan kelompok kerja guru yang rutin, berbasis gugus, menggunakan fasilitator lokal, untuk memastikan kursus terjangkau dan dapat diimplementasikan lebih luas.

Program rintisan: Literasi Kelas Awal & Buku Bacaan Digital (kemitraan dengan Asia Foundation)
search-Image

INOVASI bermitra dengan The Asia Foundation di Malinau dan Bulungan, untuk mengimplementasikan program rintisan penggunaan buku bacaan anak-anak digital. Ini dilakukan melalui aplikasi “Let’s Read”. Selain bermanfaat bagi siswa sekolah dasar, program rintisan akan bekerja untuk membantu guru mengakses dan menggunakan buku anak-anak.

Program Rintisan: Literasi Kelas Awal (Kemitraan dengan UNM)
search-Image

Pusat Sekolah Efektif dari Universitas Negeri Makassar adalah lembaga non-struktural yang tugasnya berfokus pada kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan untuk mewujudkan penerapan pendidikan yang efektif dan berkualitas di Indonesia. Universitas Negeri Makassar adalah Universitas neger di Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia, yang didirikan pada 1 Januari 1961.

Fokus Program: Literasi

UNM membentuk kolaborasi teknis dengan universitas lokal, Universitas Borneo Tarakan (UBT), untuk mengimplementasikan pelatihan literasi terpadu yang diterapkan oleh masing-masing universitas. UNM bekerja di 12 sekolah di Bulungan, dan UBT bekerja di 13 sekolah di Malinau. Program yang diusulkan bertujuan untuk melakukan kegiatan-kegiatan berikut: 1) Mengidentifikasi mekanisme kemitraan antara universitas, sekolah, dan dinas pendidikan kabupaten untuk meningkatkan pendidikan literasi di SD dan MI; 2) Pengembangan modul pelatihan literasi; 3)  Pelatihan untuk pelatih baik dari UNM dan UBT maupun fasilitator lokal untuk fasilitasi lokakarya gugus; 4) Pelatihan guru melalui wadah Kelompok Kerja Guru (KKG) 5) Mengidentifikasi praktik baik di bidang literasi kelas awal

Lokasi: Bulungan, Kalimantan Utara

Durasi: 12-Sep-18 hingga 11-Jul-19

Highlight program:

  • Meningkatnya hasil pembelajaran siswa di bidang literasi
  • Meningkatnya praktik pengajaran guru
  • Meningkatnya jumlah pojok membaca di kelas

Website: unm.ac.id

Program Rintisan: Literasi Kelas Awal (Kemitraan dengan Litara dan OPOB)
search-Image

 

Didirikan pada tahun 2013, Litara mengakomodir penulis dan illustrator yang memiliki visi yang sama – meningkatkan kualitas buku anak Indonesia melalui gambar-gambar yang kreatif dan cerita-cerita yang mengasyikkan, sehingga buku-buku tersebut dapat mewakili Indonesia di luar negeri. Litara juga berkeinginan untuk meningkatkan literasi anak Indonesia dan memupuk kecintaan akan membaca. Sementara itu, OPOB adalah organisasi berbasis masyarakat di Kalimantan Utara, berawal di tahun 2015 ketika ide “mengumpulkan buku bekas” untuk disumbangkan ke desa-desa terpencil dapat terwujud. Kegiatan misi sosial ini diinisiasi oleh seorang mahasiswa bernama Sarinah dari Universitas Borneo Tarakan. Ia memulainya sebagai usulan program kerja selagi menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN). Gerakan ini kemudian disambut baik oleh masyarakat. Salah satu visi dari komunitas ini adalah untuk melestarikan budaya membaca dari usia dini.

Fokus Program: Perpustakaan/Pusat Buku Masyarakat       

Kampanye Membaca untuk Kesenangan (Reading for Pleasure Campaign) KALTARA merupakan program yang diimplementasikan oleh koalisi Litara dan OBOB. Gerakan ini bertujuan untuk mempromosikan budaya membaca di Kabupaten Malinau di Kalimantan Utara, untuk melengkapi program literasi INOVASI yang telah dilaksanakan di 13 sekolah. Pencapaian kampanye ini diwujudkan melalui hal-hal berikut ini:

  1. Peningkatan akses anak-anak terhadap buku bacaan berkualitas dengan mendirikan pojok membaca di kelas atau pusat bacaan masyarakat di dekat sekolah.
  2. Peningkatan kesadaran pemangku kepentingan sekolah dan masyarakat akan budaya membaca melalui peningkatan partisipasi untuk mendirikan dan mengelola pojok membaca di sekolah dan pusat bacaan masyarakat.
  3. Peningkatan kapasitas sekolah dan warga masyarakat untuk memanfaatkan buku bacaan secara bermakna di kelas dan pusat bacaan masyarakat di dekat sekolah.

Lokasi: Malinau dan Bulungan, Kalimantan Utara

Durasi: 12 September 2018 hingga 11 September 2019

Highlight program:

  • Meningkatnya hasil pembelajaran siswa di bidang literasi
  • Meningkatnya fasilitas perpustakaan masyarakat dan program-programnya
  • Meningkatnya keterlibatan masyarakat di bidang pendidikan

Website: Litara.or.id 

Program Rintisan: Literasi Kelas Awal
search-Image

Program rintisan literasi tingkat awal sedang dilakukan di kabupaten Bulungan. Uji coba ini bertujuan untuk meningkatkan hasil pembelajaran literasi untuk kelas satu hingga tiga anak di dua kelompok (tujuh sekolah) di Bulungan. Sejauh ini, pilot telah melibatkan 89 guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah dengan 54 orang di Bulungan (25 laki-laki dan 29 perempuan). Program rintisan ini selesai pada Juli 2019.

Di Mana Kami Bekerja