‘Pak Ali’ Bantu Siswa Belajar Perkalian

Sebagai seorang fasilitator daerah di mana saya harus melakukan pendampingan terutama di lingkungan sekolah tempat saya mengajar, saya masih menjumpai guru, terutama di kelas awal, yang masih merasa kesulitan dalam penanaman konsep matematika materi perkalian. Banyak siswa yang masih belajar perkalian dengan cara menghafal dari pada memahami perkalian dengan benda konkret.

Salah satu rekan saya yaitu Beta Nur Safitri, guru kelas II di SDN Ngampelsari Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo juga mengalami kesulitan mengajarkan siswanya perkalian sehingga hasil pencapaian materi perkalian di kelasnya masih di bawah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) hingga 70%. Beliau pun harus menemukan cara mengajarkan perkalian pada siswa agar nilai KKM siswa dapat meningkat. Untuk itu beliau menemukan media pembelajaran perkalian yang diberi nama ‘Pak Ali’ (Papan Perkalian).

Pak Ali merupakan media sederhana dari karton tebal yang di atasnya terdapat 10 gelas, sebagai alat hitung perkalian. Cara penggunaannya juga sangat mudah. Sebagai contoh, berapakah hasil dari 3 x 6? Ini artinya, siswa harus memasukkan 6 stik es krim masing-masing ke dalam 3 gelas. Selanjutnya siswa menghitung jumlah semua stik es krim di gelas tersebut, dan ternyata setelah di hitung hasilnya adalah 18.

Dengan penggunaan ‘Pak Ali’ ini ternyata menambah semangat belajar dan meningkatkan hasil belajar siswa dalam memahami konsep perkalian, dan pada saat dilakukan refleksi terbukti nilai yang semula di bawah KKM menjadi di atas KKM.

‘Pak Ali’ Bantu Siswa Belajar Perkalian