Mentoring Guru Sebagai Media Berbagi Ilmu di MI Miftahul Khoir III

Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Khoir III merupakan satu di antara 17 MI mitra INOVASI di Kecamatan Purwosari. Terletak di Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. MI yang berdiri sejak tahun 1968 ini berada di tengah kawasan pemukiman dan perindustrian di Purwosari. Saat ini, MI Miftakhur Khoir III Purwosari memiliki 165 siswa yang terbagi dalam tujuh rombongan belajar.

Sama seperti MI dan SD lain di Kecamatan Purwosari, MI Miftahul Khoir III juga mengalami kesulitan dalam pengembangan literasi di kelas awal. Kesulitan tersebut terkait dengan pengembangan teknik pembelajaran literasi kepada siswa-siswa di kelas awal karena hampir semua guru di MI Miftahul Khoir III masih menggunakan cara dan pola lama dalam pembelajaran membaca dan menulis di kelas awal.

Tidak ingin adanya perbedaan mutu pendidikan antara MI dengan SD, khususnya dalam hal kemampuan literasi siswa, maka berbagai usaha dilakukan oleh Kelompok Kerja Madrasah (KKM) bersama guru-guru di Kecamatan Purwosari. Seperti yang dilakukan MI Miftahul Khoir III, guru kelas awal mencoba membuat media kartu huruf yang ditempel di dinding, poster mini yang berisi gambar dan huruf, serta media lain untuk mendukung pembelajaran literasi di kelas awal.

Tak hanya itu saja, sejak beberapa tahun terakhir, MI Miftahul Khoir III telah menerapkan kegiatan mentoring antar guru yakni berupa mentoring guru senior dengan guru junior yang dilakukan setelah jam pembelajaran. Implementasi mentoring dilakukan dengan cara diskusi melalui tatap muka untuk melakukan evaluasi proses pembelajaran yang telah dilakukan pada hari itu serta membahas materi dan rencana pembelajaran yang akan disampaikan oleh guru junior untuk kegiatan mengajar esok hari.

Sejauh ini, mentoring dianggap efektif dalam meningkatkan kemampuan mengajar guru junior sekaligus memastikan proses pembelajaran berjalan dengan baik. Berkat mentoring inilah maka transfer ilmu secara cepat dan efektif dapat dilakukan antar guru. Bukan cuma itu saja, kemampuan guru satu sama lain setara dan guru-guru tidak pelit berbagi ilmu ketika mereka mendapatkan pelatihan.

Mahmudi selaku Kepala MI Miftahul Khoir III berharap agar program ini ke depannya dapat memberikan manfaat bagi peningkatan mutu pembelajaran di kelas awal, khususnya peningkatan keterampilan pembelajaran literasi bagi guru-gurunya.

Mahmudi yang pernah menjuarai guru berprestasi dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan ini juga terpilih sebagai salah satu fasilitator daerah (Fasda) untuk program rintisan INOVASI di Kabupaten Pasuruan. Salah satu misinya sebagai Fasda yaitu dapat menyebarluaskan peningkatan keterampilan literasi baik untuk semua guru di lembaganya maupun KKM Kecamatan Purwosari. Harapannya, meningkatnya keterampilan guru dalam literasi juga akan meningkatkan kemampuan literasi siswa di MI Miftakhul Khoir III dan siswa-siswa lainnya di MI yang ada di KKM Kecamatan Purwosari.

Mentoring Guru Sebagai Media Berbagi Ilmu di MI Miftahul Khoir III