Membantu anak bercerita kembali dengan menggunakan gambar dan buku kecil

Bisa memahami sebuah cerita bukan perkara mudah bagi siswa kelas 2 di SDN 013 Buluh Perindu, Bulungan, Kalimantan Utara. Di awal-awal program, Pak Ahmad Sulaiman mengakui bahwa siswa-siswa di kelasnya masih menumui kesulitan memahami cerita yang dibaca dari buku. Tetapi setelah mengikuti rangkaian pelatihan program literasi kelas awal dari INOVASI, Pak Ahmad Sulaiman, pun menemukan cara unik untuk mengatasi tantangan pembelajaran tersebut  Ia menggunakan gambar dan buku kecil untuk membantu anak memahami cerita. Upaya tersebut pun membuahkan hasil, karena dari enam siswa hanya tinggal dua siswa yang belum mampu secara cepat memahami cerita.

Pagi itu Pak Pak Sulaiman mengajarkan kompetensi dasar bagi siswanya, yaitu menceritakan kembali cerita anak yang didengarkannya dengan menggunakan kata-kata sendiri.

Pak Sulaiman mulai bercerita di depan kelas. Sambil bercerita, ia menunjukkan gambar kancil dan buaya. Sesekali ia bertanya kepada siswa untuk memastikan mengkonfirmasi para siswa menyimak cerita. Ia juga membagikan salinan teks cerita dan gambar kepada siswa. Tujuannya agar siswa bisa kembali membaca cerita itu, sekalipun Pak Sulaiman sudah selesai bercerita.

Setelah selesai bercerita, anak diminta untuk menulis ulang cerita. Mereka bebas menulis apa saja yang mereka simak. Untuk membantu anak menulis ulang cerita, Pak Sulaiman memberikan Mini Book atau Buku Kecil.

Para siswa mulai menulis. Siswa yang menyimak dengan baik, tampak cepat menulis. Siswa yang belum bisa cepat menyimak, lebih memilih membaca ringkasan cerita dan melihat-lihat gambar. Setelah selesai menulis, siswa diminta untuk membacakan tulisannya secara berpasangan. Mereka membaca bergantian.

Beberapa anak yang kurang menyimak, rupanya tidak selesai menulis cerita. Pak Sulaiman pun meminta anak yang sudah selesai menulis cerita untuk membantu temannya. Siswa-siswa itu berdikusi dan berbagi tips.

Setelah semua anak selesai menulis, waktunya presentasi pun tiba. Satu per satu siswa maju ke depan kelas membacakan isi buku kecilnya. Mereka menceritakan ulang kisah kancil dan buaya dari sudut pandang mereka. Intinya sama, kancil sangat cerdik sehingga bisa lepas dari mulut buaya.

Pembelajaran pun berakhir, tapi Pak Sulaiman mencatat perlunya perbaikan. Beberapa siswa yang belum lancar membaca dan menulis, masih kesulitan menyimak cerita. Kepada mereka, Pak Sulaiman akan memberikan bimbingan khusus. Mereka akan dapat materi tambahan selepas jam pelajaran berakhir.

Membantu anak bercerita kembali dengan menggunakan gambar dan buku kecil