Gambar Berseri Memudahkan Siswa Kelas 3 SD Menulis Cerita

Oleh Elok Tri Lestari, Guru Kelas 3 SDN 008 Baratan, Tanjung Selor, Kalimantan Utara (Guru Mitra INOVASI)

Waktu menunjukkan pukul 9 pagi. Kami akan belajar menulis cerita. Saya tahu tidak mudah bagi anak-anak untuk menulis cerita. Mereka harus dipandu media pembelajaran. Saya memilih gambar berseri. Gambar ini saya dapat dari buku teks yang disediakan sekolah.

Agar anak bersemangat, pembelajaran saya mulai dengan bernyanyi. Kami menyanyikan lagu-lagu perjuangan. Dua kali saya ulangi lagu itu. Sesekali saya ajak mereka berdiri dan bertepuk tangan. Riuh pun membahana. Kelas kami kini menjadi lebih hangat.

Lepas bernyanyi, saya sampaikan tujuan pembelajaran hari itu. Saya katakan kami akan menulis bercerita bersama. Saya yakinkan anak-anak pasti bisa menulis cerita. Agar semakin yakin, saya ajak mereka bertepuk tangan.

Siswa dibagi menjadi empat kelompok. Setiap kelompok beranggotakan tiga anak. Setiap kelompok saya minta untuk menuliskan cerita dari gambar seri. Mereka bebas membangun cerita apa saja, selama merujuk pada gambar.

Lima belas menit lamanya mereka berdiskusi. Bedabeda cara mereka membangun cerita. Ada yang langsung menulis cerita. Ada yang harus berdiskusi dulu. Saya hanya memandu mereka agar fokus.

Luar biasa imajinasi anak-anak ini. Mereka bisa membangun ceritanya sendiri. Biar pun mereka melihat gambar yang sama, tetapi sudut pandang cerita mereka berbeda-beda.

Satu kelompok hanya menulis ‘tiga anak perempuan bermain lompat tali’. Sedangkan kelompok lain menambahkan ‘kotoran hewan’ untuk mendramatisasi cerita. Dalam cerita mereka, salah satu anak perempuan yang bermain lompat tali tidak sengaja menginjak kotoran hewan. Setelah menginjak kotoran itu, permainan berhenti karena mereka tidak tahan mencium aroma tidak sedap. Ketiga anak yang menulis cerita itu tertawa tertingkal-pingkal saat membaca ulang cerita.

Setelah semua kelompok selesai menulis, saya minta mereka menyalin ulang cerita itu sebagai kerja individu. Karena mereka masih siswa kelas awal, maka setiap kegiatan harus menyertakan aktivitas menulis.

Setelah selesai menulis, saya minta anak untuk mempresentasikan hasil kerjanya. Satu per satu anak maju ke depan kelas untuk membaca cerita. Hasilnya semua anak mampu membacakan ceritanya.

Saya lalu mencoba meminta anak bercerita tanpa membaca tulisan. Saya pilih beberapa anak secara acak. Hasilnya cukup memuaskan. Mereka bisa menceritakan ulang gambar seri dengan kata-kata mereka sendiri. Saya puas dan menutup pembelajaran dengan gembira.

 

Gambar Berseri Memudahkan Siswa Kelas 3 SD Menulis Cerita