Corong Penjumlahan dari Barang Bekas

Membuat media permainan corong penjumlahan sangatlah mudah. Bisa menggunakan barang-barang bekas di sekitar kita yakni bekas botol air mineral satu liter, wadah plastik, selang, kelereng, dan tripleks. Saya membuat media ini karena awalnya mengalami kesulitan ketika mengajarkan penjumlahan untuk siswa kelas awal, khususnya di kelas saya yaitu kelas 2. Namun setelah media ini dibuat, saya lebih mudah mengajarkan penjumlahan, dari mulai penjumlahan sederhana hingga yang tersulit.

Cara mebuatnya cukup mudah. Botol air mineral dua buah dipotong menjadi dua dan gunakan yang ada corong botolnya saja. Corong tersebut kemudian disambungkan dengan selang. Selang bersambung ke dalam wadah plastik yang pada kanan kiri wadah telah dilubangi. Barulah kemudian seluruh media ditempel ke tripleks.

Cara penggunaannya juga sangat mudah. Saya memberikan soal kepada masing-masing siswa sehingga seluruh siswa dapat mencoba media ini. Misalnya saja terdapat soal 4+7 = ?

Maka siswa mengambil 4 kelereng yang dimasukkan ke dalam botol kiri, selanjutnya mengambil 7 kelereng yang dimasukkan ke dalam botol kanan. Kedua jumlah kelereng akan turun melewati selang masuk ke dalam wadah. Siswa tinggal menghitung jumlah kelereng yang telah masuk ke dalam wadah dan menemukan hasilnya bahwa: 4 + 7 = 11.

Dengan media ini, siswa sangat antusias belajar penjumlahan. Bahkan mereka bisa bermain dengan media ini dicsela-sela jam istirahat mereka. Melalui media ini, saya juga bisa mendaur ulang sampah plastik menjadi media pembelajaran yang bermanfaat.

Corong Penjumlahan dari Barang Bekas