Belajar Nama Anggota Tubuh dengan Kartu Huruf dan Gambar

Berdasarkan pengalaman Dwi Nastiti Lestari selama tiga tahun mengajar di kelas 1 SDN Junrejo 02 Kota Batu, masa peralihan siswa dari jenjang TK ke SD cukup menjadi tantangan baginya. Berbagai upaya harus ia lakukan untuk membantu siswa-siswanya beradaptasi dalam pembelajaran di jenjang sekolah dasar. Di awal-awal mengajar di kelas 1, Dwi seringkali menemukan siswanya belum bisa membaca, terutama ketika siswa diminta menggabungkan huruf menjadi sebuah kata. Kesulitan siswa semakin terlihat ketika sudah dihadapkan dengan banyaknya materi bacaan yang ada di buku.

Dalam mengajarkan siswa membaca, ada banyak metode yang  bisa dilakukan guru sesuai dengan tahap perkembangan siswa. Salah satunya adalah dengan mengajak siswa melakukan pembelajaran secara langsung. Dengan melakukan pengamatan langsung, siswa pun bisa melihat, mendengar, dan merasakan sendiri apa yang dipelajari sehingga tujuan belajar yang diharapkan akan tercapai. Dwi pun ingin membantu siswa-siswanya agar memiliki kemampuan menggabungkan huruf menjadi kata dengan mudah. Hal ini dapat membantu siswa memahami suatu bacaan dan mampu membaca secara mandiri.

“Pada dasarnya anak-anak di kelas saya sudah mengenal huruf, tetapi masih belum bisa menggabungkan huruf menjadi sebuah kata. Apalagi dalam memahami huruf konsonan dan huruf vokal.  Saya menemukan bahwa siswa cukup kesulitan ketika harus menghafal huruf konsonan dan huruf vokal,” kata Dwi menceritakan tantangan yang dihadapi siswanya.

Siswa kelas 1 lebih mudah mengenal kata melalui gambar-gambar yang menarik. Saat pembelajaran tema 1 ‘Diriku’, Dwi pun menggunakan media gambar dan potongan huruf untuk membantu siswa-siswanya memahami materi pelajaran yang ia sampaikan.

“Di kelas saya memanfaatkan media-media gambar berupa anggota tubuh seperti mata, hidung, mulut, telinga, dan lain sebagainya. Saya juga menyediakan potongan huruf a sampai dengan z.  Harapan saya, siswa akan lebih tertarik dan menikmati kegiatan pembelajaran dengan proses pembelajaran yang menyenangkan seperti ini.

Mengenal Nama Anggota Tubuh dengan Kartu Huruf dan Gambar

Pembelajaran dimulai dengan mendemonstrasikan nama anggota tubuh kepada siswa, dengan melihat secara langsung dan memeragakan pada diri sendiri tentang nama-nama anggota tubuh dan mengucapkan secara bersama-sama nama anggota tubuhnya sendiri-sendiri. Dengan mendemonstrasikan gerak anggota tubuh di depan kelas, siswa dapat melihat langsung dan mengidentifikasi nama-nama anggota tubuh mereka. Setelah siswa mengetahui nama anggota tubuh, maka dengan mudah siswa bisa menggabungkan huruf dengan nama yang sesuai dengan nama bagian tubuh yang didemonstrasikan.

“Saya menginstruksikan siswa untuk mengamati diri sendiri dan menyebutkan nama anggota tubuh mereka. Anak-anak dibagi menjadi kelompok-kelompok yang masing-masing terdiri dari enam anak.  Pembentukan kelompok dilakukan dengan meminta siswa secara bergantian menyebutkan angka satu sampai dengan enam, dan menggabungkan siswa yang sudah bisa dan belum bisa ke dalam berbagai kelompok. Setelah itu, setiap kelompok diberi gambar dan potongan huruf yang bisa membentuk kata. Anak-anak lalu diminta mengamati gambar dan mencari huruf yang bisa membentuk kata sesuai dengan gambar,” tutur Dwi menceritakan kegiatan belajar mengenal nama anggota tubuh dengan kartu huruf dan gambar yang berlangsung selama 30 menit.

Proses pembelajaran ini tidak serta merta langsung meningkatkan pemahaman siswa dalam menggabungkan huruf menjadi suku kata dan kata. Menurut Dwi, akan selalu ada kesalahan dan kegagalan, misalnya siswa hanya bersikap pasif dan hanya melihat temannya saja. Ada pula siswa yang hanya bermain dengan gambar, atau pun siswa yang belum memahami intruksi yang ia berikan. Untuk mengatasi tantangan tersebut, Dwi terus berusaha dan mencoba memberi intruksi yang lebih detil. Tak lupa, ia memberikan motivasi pada siswa agar lebih fokus dan senang saat kegiatan pembelajaran tersebut berlangsung.

“Menggunakan media gambar dan kartu huruf dalam pembelajaran tema 1 ‘Diriku’ terbukti mampu meningkatkan minat dan ketertarikan siswa. Saya bahagia melakukan kegiatan pembelajaran ini, dan akan lebih bahagia jika siswa merasa gembira. Senang sekali melihat mereka menikmati kegiatan belajar menggabungkan huruf menjadi kata sambil bermain dengan gambarm” tutup Dwi mengakhiri ceritanya.

Belajar Nama Anggota Tubuh dengan Kartu Huruf dan Gambar