Asyiknya Bermain Dajurang

Dadu banyak sekali digunakan dalam permainan anak-anak. Timbul ide saya untuk menggunakan dadu sebagai media hitung dalam penjumlahan dan pengurangan, di mana pada awal penanaman konsep matematika materi penjumlahan, dan pengurangan masih ada beberapa siswa yang masih kebingungan dalam mengerjakan soal yang diberikan. Dadu tersebut saya beri nama Dajurang (Dadu Penjumlahan dan Pengurangan) untuk siswa kelas 1 di SDN Ngampelsari Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo.

Saya menugaskan siswa di masing-masing kelompok untuk membawa dadu dari rumah berbahan kertas karton yang dibentuk kubus. kemudian masing-masing dadu saya beri tanda. Satu dadu untuk lambang bilangan, satu dadu untuk simbol penjumlahan dan pengurangan dan satu dadu lagi sebagai hasil. Anak-anak memainkannya dengan cara melemparkan dadu tersebut, menemukan jawaban pada pada sisi dadu hasil dan menuliskan pada lembar kerja yang disediakan. Setiap jawaban yang benar akan mendapatkan reward bintang. Permainan ini dilakukan dalam kelompok. Masing-masing kelompok akan membawa 4 dadu sebagai permainan. Dadu 1 untuk angka yang akan dijumlahkan/dikurangkan, dadu 2 untuk operasi bilangan (penjumlahan atau pengurangan), dadu 3 angka penjumlahnya/pengurangnya, dan dadu 4 hasil penjumlahan/pengurangan. Cara penggunaan juga cukup mudah. Dadu 1 dilempar dulu di meja, selanjutnya dadu 2 dan dadu 3 dilempar. Barulah siswa mencari jawaban di dadu 4.

Siswa kelas 1 sangat antusias mengikuti pembeajaran dengan Dajurang. Dengan permainan Dajurang ini minat dan motivasi siswa untuk belajar penjumlahan dan pengurangan makin meningkat. Meskipun kegiatan ini dilakukan dalam kelompok, setiap siswa dalam kelompok harus mendapatkan giliran bermain sehingga seluruh siswa bisa belajar operasi bilangan dengan Dajurang.

 

 

Asyiknya Bermain Dajurang